Pengertian Virus Komputer, Sejarah dan Jenis – Jenis Virus

Pengertian Virus Komputer, Sejarah dan Jenis – Jenisnya. – Sesuai namanya, virus komputer adalah sebuah program yang dapat menggandakan dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinannya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer sama halnya dengan virus yang bisanya menyerang makhluk hidup yaitu bersifat merugikan dan merusak.



Sejarah pekembangan virus

Sejarah pertama kali ditemukannya virus komputer pada tahun 1960 di laboratorium komputer raksasa di dunia, AT & T Bell Laboratory. Pada saat istirahat para ilmuan komputer yang berkerja di laboratorium tersebut membuat sebuah permainan bernama Core War, atau yang bisa disebut perang program. Para ilmuan komputer berlomba membuat suatu program yang bisa digunakan untuk menyerang, memperbaiki dan memusnahkan program lain. Pemenang akan ditentukan berdasarkan jumlah sisa program terbanyak dalam waktu yang sudah ditentukan. Walaupun virus hanya sebuah program, namun virus diciptakan untuk merusak, menginfeksi, dan hal -hal yang berdampak merugikan.
 

Jenis – Jenis Virus Komputer 

 
Virus komputer hanya sebuah istilah umum untuk menggambarkan berbagai jenis serangan terhadap komputer. Dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dikelompoakkan menjadi berbagai macam jenis sebagai berikut :
  • Trojan : Yaitu jenis virus yang dibuat dengan tujuan untuk mengendalikan dan mencuri data yang ada di dalam komputer. Pada dasarnya trojan bukan merupakan virus, tetapi karena sifatnya yang dianggap cukup mengganggu, maka orang-orang mengelompokkannya ke dalam golongan virus komputer yang perlu untuk diwaspadai.
  • Worm : Yaitu sebuah program yang bisa menggandakan diri. Pada umumnya worm tidak meninfeksi virus, tetapi hal yang berbahaya yaitu kemampuan untuk melipatgandakan diri yang begitu cepat sehingga apabila komputer terserang dalam waktu yang cukup lama, bisa mengakibatkan kerapuhan pada sistem dikarenakan data dalam memori dan hardisk menjadi besar.
  • Backdoor : Jenis virus ini hampir menyerupai trojan. Hanya saja yang membedakan, backdoor menyerupai file yang baik-baik saja seperti game.
  • Spyware : virus yang bisa memantau dan memata- matai komputer yang telah terinfeksi.
  • Polymorpic Virus : Adalah jenis virus yang menginifeksi file dengan ekstensi exe atau com, kemudian memindahkannya. Sehingga ketika file tersebut dipanggil untuk dijalankan, maka secara otomatis virus akan beraksi untuk menginfeksi sistem yang lain. Virus ini juga dapat berubah – ubah agar tidak dapat terdeteksi.
  • Metamorpic Virus : adalah virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar sulit untuk dideteksi.
  • FAT Virus : FAT adalah singkatan dari  File Allocation Table. Yaitu jenis virus yang dibuat dengan tujuan untuk merusak file pada lokasi tertentu. Biasanya bersembunyi di tempat penyimpanan data pribadi. Efek yang ditimbulkan yaitu kemampuan untuk menyembunyikan file penting kita, sehingga sulit dideteksi dan seakan-akan hilang.
  • Memory Resident Virus :  Jenis virus yang menginfeksi RAM. Tentu saja lokasinya berada di dalam memori komputer. Virus ini akan aktif apabila sistem operasi dinyalakan. Dengan kode yang dimiliki, virus jenis ini akan mengganggu proses pamanggilan program yang seharusnya berjalan dengan normal. Efek yang ditimbulkan yaitu akan membuat sebuah sistem melambat.
  • Virus Ponsel : Virus yang berjalan di telepon seluler, dan dapat mengakibatkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data yang ada di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler tanpa diketahui.
  • Overwrite Virus : Yaitu virus yang mempunyai kemampuan untuk menghapus file atau data yang terinfeksi tanpa mengubah ukuran file tersebut. Sehingga kita tidak akan merasa curiga tentang keberadaannya.
Demikianlah artikel mengenai Pengertian Virus Komputer, Sejarah dan Jenis – jenisnya. Sebenarnya masih banyak sekali jenis virus komputer yang sudah ada dan jenisnya pun akan bertambah seiring berkembangnya teknologi.
Baca juga  Pengertian Hardware, Software, Brainware dan Contohnya
3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *